(Arti, Kedudukan, Landasan Teologis dan Metodenya)
Penulis : Dr. Evendy Tobing, M.Th.
Penerbit : Steviera Literatur
Tebal buku : 246 Halaman
Ukuran Buku : 15,5 x 23 Cm
Harga Jual : Rp. 70.000,00
Pemilihan judul tulisan ini konseling Biblika, bertujuan untuk mempertegas bahwa konseling yang dimaksudkan adalah konseling yang berakar kepada kebenaran Firman Tuhan.
Pemakaian istilah Konseling Biblika tidak bermaksud untuk mendiskriditkan konseling pada umumnya. Judul ini bertujuan untuk menjelaskan keunikan konseling Kristen dan sekaligus sebagai ciri yang membedakan dari pelayanan konseling yang mungkin “bermerek Kristen”, namun sesungguhnya lebih memakai produk sekuler (psikologi) dalam melakukan pelayanan konseling. Konseling Biblika tidak berbeda dengan konseling Kristen, jika konseling Kristen yang dimaksudkan adalah konseling yang dibangun di atas dasar kebenaran Firman Tuhan. Melalui konseling Biblika, konseli dapat menemukan solusi di dalam kebenaran firman TUHAN.
Konstruksi tulisan ini tentu tidaklah mencakup keseluruhan konseling Biblika yang memiliki cakupan yang sangat luas. Tulisan ini ini dibatasi sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, sehingga dirancang sebagai berkut: Pada bab pertama, penulis menguraikan fakta-fakta kehidupan yang ada di hadapan kita, atau persoalan-persoalan yang dialami manusia yang tentu sangat membutuhkan penanganan konseling secara Alkitabiah. Dalam bab yang sama, juga dijelaskan tentang pemahaman dasar konseling Alkitabiah (arti, sejarah dan kualifikasi konselor serta tujuan konseling Kristen).
Pada bab 2, penulis mengidentifikasi kedudukan konseling Biblika, baik dalam sejarah teologi maupun dalam sejarah Alkitabiah. Identifikasi sejarah teologi Biblika dalam pergulatannya dengan konseling sekularisme dan kontribusinya di sepanjang sejarah. Selanjutnya dalam Bab 3 penulis menjelaskan dasar-dasar teologi konseling Biblika yang dimulai dari Alkitab (otoritas & kecukupan), peran Roh kudus sebagai konselor Agung serta kecakapan yang dimiliki oleh konselor di dalam Kristus.
Pada bagian Akhir (bab 4), penulis menjelaskan metode konseling Biblika yang telah dilakukan di dalam Alkitab itu sendiri dan tentu metode ini masih relevan bagi kita masa kini. Tulisan singkat ini pertama-tama menjadi wacana yang memperlangkapi penulis, kiranya juga dapat memberikan kontribusi bagi pembacanya dalam tugas pelayanannya sebagai konselor.
