Penulis : Evendy Tobing, M.Th.
Penerbit : Steviera Literatur
Tebal Buku : 130 Halaman
Ukuran Buku : 15,5 x 23 cm
Harga Jual :
Kitab Nabi- Perjanjian Lama, merupakan salah satu bagian terbesar dan penting dalam Perjanjian Lama. Melalui Kitab Nabi-Nabi ini kita dapat merekonstruksi sejarah Perjanjian Lama yang dimulai dari masa Monarkhi, dimana Bangsa Israel berada dalam kepemimpinan raja-raja di kerajaan Utara dan Selatan. Melalui kitab Nabi-Nabi benang merah sejarah Perjanjian Lama menjadi jelas dari awal sampai dengan akhirnya.
Kitab Nabi-Nabi yang dibangun di atas sejarah dalam Perjanjian Lama memiliki pokok-pokok berita yang unik sesuai dengan konteksnya, namun memiliki kejelasan tujuan kepada tujuan Allah. Kitab Nabi-nabi merupakan rangkaian penyataan Allah yang progresif, sehingga tiap bagiannya merupakan mata rantai yang berkesinambungan.
Pada sisi lain, signifikansi kitab Nabi-Nabi, historisitas dan otoritasnya dalam teologi Perjanjian Lama, juga menjadi pusat perhatian para teolog. Nubuatan-nubuatan yang sedemikian akurat, merupakan salah satu alasan penolakan terhadap kitab-kitab ini.
Dalam tulisan singkat ini, penulis menguraikan kitab Nabi-Nabi, khususnya kitab nabi- nabi besar (penyebutan karena jumlahnya yang besar) dalam dua bagian penting antara lain:
Pada bagian pertama, penulis menjelaskan tentang asal-asul kenabian di Israel dan problematikanya, perkembangan kenabian dalam PL dan ciri-cirinya yang khas.
Pada bagian kedua, penulis menguraikan kitab nabi-nabi (Yesaya-Daniel), dimana setiap bagian dilengkapi dengan latar Isu-isu teologis, latar belakang historis, penulis dan setting historis, berita dan perspektif Perjanjian Baru
