
Doktrin Tabernakel, dengan segala kekayaan simbolisme dan pengajaran yang terkandung di dalamnya, telah lama menjadi pokok perdebatan di berbagai tradisi gereja.
Meskipun pada awalnya doktrin ini bertujuan untuk memperdalam pengertian spiritualitas umat, dalam perjalanan sejarahnya, ia juga telah menjadi sumber fanatisme, yang seringkali menumbuhkan pemahaman yang sempit, eksklusif, dan pada akhirnya memicu polarisasi dalam komunitas keagamaan.
Fanatisme terhadap doktrin Tabernakel seringkali menghalangi terciptanya dialog yang konstruktif, serta menimbulkan kesulitan dalam memahami perbedaan tafsir yang berkembang dalam dunia teologi.
Buku ini berusaha untuk menggali lebih dalam tentang pengaruh fanatisme doktrin Tabernakel dalam pergulatan teologi Kristen. Melalui pendekatan yang komprehensif, buku ini tidak hanya akan mengulas aspek sejarah dan perkembangan doktrin tersebut, tetapi juga mengkaji implikasi teologis yang timbul akibat ketegangan antara klaim kebenaran tunggal dan keragaman interpretasi dalam tradisi gereja. Dalam menghadapi hal ini,
penting untuk mengedepankan perspektif inklusif dan toleran, yang memungkinkan perbedaan pandangan dipahami dan dihargai, alih-alih memperburuk perpecahan.
Sementara itu, buku ini juga akan memperkenalkan gagasan-gagasan baru yang dapat mengarah pada rekonsiliasi antara berbagai pemahaman teologis yang ada, dengan memberikan dasar yang kuat untuk dialog yang lebih terbuka dan konstruktif antar denominasi. Hal ini sangat penting di tengah tantangan global yang dihadapi gereja saat ini, di mana perbedaan teologi sering kali dimanfaatkan untuk menciptakan jarak dan konflik, padahal dalam realitasnya, perbedaan tersebut dapat menjadi sumber kekayaan
spiritual yang saling melengkapi.
Penulis : Stevanus Parinussa
Korektor : Dr. Jannen Ridwan Pangaribuan, S.E., M.Pd., M.Th.
Editor : Sifera Eko Kurniawati, S.E.
Cover : Abraham Paulus N.P.
Ukuran Buku : 15,5 x 23 cm
Tebal Buku : 398 Halaman
Harga Jual : Rp. 178.000,00
Penerbit : Steviera Literatur
